Apa itu Penyakit Jantung Koroner dan Bagaimana Pengobatannya?

doctor-80445_640Gimana rasanya bila orang dekat kita yang kita sayangi tampak terlihat sehat-sehat saja, mendadak dia mendapat serangan jantung dan langsung meninggal. Rasanya seperti disambar petir bukan. Bagaimana ini bisa terjadi? Ya, bila seseorang menderita penyakit jantung koroner, bisa saja dia tidak mengenali atau mengabaikan gejala penyakitnya, sehingga tiba-tiba mendapat serangan dan langsung meninggal. Kadang-kadang orang awam suka menyebutnya kena angin duduk.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang mengandung oksigen yang seharusnya mengalir ke jantung terblokir sehingga jantung tidak mendapat oksigen. Jika tidak mendapat pertolongan medis yang cepat dan tepat maka pompa jantung menjadi berhenti dan berujung kekematian. Sebelum kita berbicara lebih lanjut, berikut beberapa fakta terkait penyakit jantung koroner:
• Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
• Laporan WHO (World Health Organization) mengatakan bahwa 1 dari 3 orang di dunia menderita penyakit jantung koroner.
• Diperkirakan di dunia ini setiap 4 detik terjadi serangan jantung pada 1 orang yang mayoritas disebabkan oleh gangguan jantung koroner.
• Kementerian kesehatan melaporkan bahwa 1,5% penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner, jadi jika jumlah penduduk ±250 juta, maka terdapat ±3,75 juta penduduk indonesia yang memiliki penyakit dan atau gejala penyakit jantung koroner.
• Pria lebih beresiko untuk menderita penyakit jantung koroner, sementara wanita resiko meningkat pada usia > 50 tahun atau setelah menopause.

Fakta tersebut di atas cukup mengerikan! Ok, mari kita membahas sedikit mengenai penyakit ini, agar kita dapat terhindar dari penyakit jantung koroner dan bila sudah terlanjur menderita kita harus tahu apa itu penyakit jantung koroner dan bagaimana pengobatannya?

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit kardiovaskuler, yang terjadi karena adanya penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung atau biasa disebut pembuluh koroner. Situasi ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran, pembekuan darah, dll yang akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Penyumbatan tersebut dikenal dengan nama arterosklerosis. Dampaknya adalah seperti yang disinggung di atas, yaitu otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat memacu timbulnya berbagai akibat yang cukup serius, seperti Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung (kegagalan jantung) atau oleh orang awam disebut serangan jantung yang dapat berakibat kematian mendadak.

Di bawah ini adalah gambaran mengenai pembuluh darah koroner yang mengalami penyumbatan.

jantung koronerGambar diambil dari http://www.nhlbi.nih.gov/

Keterangan: Figur A menunjukkan lokasi jantung dalam tubuh manusia. Figur B memperlihatkan pembuluh darah koroner yang sehat sehingga darah mengalir normal. Figur C memperlihatkan adanya plak/blok yang pada gambar berwarna kekuningan pada pembuluh darah koroner sehingga pembuluh darah koroner menyempit yang mengakibatkan aliran darah ke jantung agak tersendat, sehingga jantung kekurangan oksigen.

Apa saja gejala penyakit jantung koroner?
Gejala penyakit jantung koroner antara lain adalah nyeri dada, perasaan terbakar pada dada, dan sesak napas. Nyeri tersebut dapat menjalar pada leher, lengan kiri, gigi, punggung dan bisa juga sampai lengan kanan. Timbul perasaan mual dan sering pusing, bumi terasa berputar. Keadaan tersebut dapat terpicu pada waktu kita sedang olah raga, stres emosi, udara dingin dan sesudah makan. Bila sedang olah raga dapat terjadi seolah mati rasa pada dada serta detak jantung tidak teratur, bisa normal tetapi sering lebih cepat. Bila mengalami salah satu gejala tersebut, jangan tunda segera periksa ke dokter anda supaya cepat tertangani dan tidak berakibat fatal.

Apa penyebab penyakit jantung koroner?
Timbulnya penyakit jantung koroner dapat dipicu oleh hal-hal sebagaimana berikut:
 Penyakit hipertensi
 Tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh
 Kurang olah raga
 Obesitas
 Faktor keturunan/genetik
 Penyakit diabetes
 Makanan yang tidak sehat, seperti junk food
 Kebiasaan merokok
 Perilaku minum alkohol berlebih
 dlsb.

Bagaimana pencegahan penyakit jantung koroner?
Untuk mencegah penyakit ini dengan menjauhi hal-hal yang menjadi penyebab penyakit jantung koroner seperti yang telah disebutkan di atas. Untuk anda yang memang menyadari adanya faktor genetik dalam keluarga, segeralah konsultasi ke dokter jantung dan lakukan pemeriksaan jantung secara berkala. Agar penyakit tersebut tidak sempat mampir ditubuh anda.

Bagaimana pengobatan penyakit jantung koroner?
Terapi atau pengobatan penyakit jantung koroner meliputi perubahan gaya hidup, minum obat-obat tertentu dan kalau yang sudah sampai akut menjalani prosedur operasi. Terapi tersebut untuk mencapai tujuan sbb:
 Lepas dari keluhan-keluhan
 Mengurangi faktor resiko dengan cara memperlambat, menyetop atau menghilangkan blok pada pembuluh darah
 Memperkecil resiko terjadinya pembekuan darah
 Melebarkan atau mem bypass pembuluh darah
 Mencegah terjadinya komplikasi

Perubahan gaya hidup sekali lagi adalah dengan menghindari hal-hal yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung koroner. Mengenai obat-obatan akan sedikit dijelaskan di bawah. Sedangkan prosedur medis atau operasi yang umum dijalani adalah tindakan angioplasty yaitu prosedur medis yang bukan operasi dan umum dikenal awam dengan cara membalon, yaitu meniupkan tube kecil yang elastis kedalam pembuluh darah yang telah menyempit, diharapkan setelah tube megembang (seperti balon) maka dapat menekan plag yang menempel pada pembuluh darah sehingga aliran darah dapat normal kembali. Coronary Artery Bypass Grafting merupakan operasi bypass pada pembuluh darah arteri dan vena untuk meningkatkan aliran darah ke jantung, melegakan nyeri dada dan perlindungan terhadap serangan jantung, dan Cardiac Rehabilitation yaitu suatu program untuk memulihkan jantung yang disupervisi oleh tim kardio yang biasanya terdiri dari dokter, perawat, fisioterapis, ahli gizi, psikolog dan ahli mental health lain yang bertujuan untuk melatih otot jantung dan mengedukasi pasien agar tetap fokus dan disiplin.

Apa saja obat-obat untuk penyakit jantung koroner?
Jika dengan perubahan gaya hidup tidak cukup untuk memulihkan jantung kita, maka diperlukan bantuan obat-obatan. Obat-obatan untuk penyakit ini meliputi pengencer darah seperti aspirin dan obat antikoagulan lain; golongan ACE inhibitors; golongan beta blockers; golongan calcium channel blockers; golongan nitroglycerin; glycoprotein IIb-IIIa; statins; minyak ikan dan suplemen lain yang memiliki kandungan omega-3 asam lemak nya tinggi.
Bila anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai obat-obatan untuk penyakit jantung koroner secara lengkap dengan informasi golongan obat, dosis, aturan pakai dan indikasi dalam bahasa Indonesia, silahkan kirim alamat email di kolom komentar di bawah, agar bisa aku kirimkan e-booknya.

Coba lihat di https://www.youtube.com/watch?v=QEADDwT1lx4 Ada video penderita jantung koroner, bagus sekali.